-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 3
Expand file tree
/
Copy pathindex.php
More file actions
60 lines (59 loc) · 2.42 KB
/
index.php
File metadata and controls
60 lines (59 loc) · 2.42 KB
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<link rel="stylesheet" href="css/metro-bootstrap.css">
<script src="js/jquery/jquery.min.js"></script>
<script src="js/jquery/jquery.widget.min.js"></script>
<script src="js/metro/metro.min.js"></script>
</head>
<body class="metro">
<nav class="navigation-bar">
<nav class="navigation-bar-content">
<div class="element">
Vigenere Cipher
</div>
<span class="element-divider"></span>
<a class="element" href="index.php" >Home</a>
<span class="element-divider"></span>
<div class="element">
<a class="dropdown-toggle" href="#">Menu</a>
<ul class="dropdown-menu" data-role="dropdown">
<li><a href="enkripsi.php">Enkripsi</a></li>
<li><a href="dekripsi.php">Dekripsi</a></li>
</ul>
</div>
</nav>
</nav>
<div class="grid">
<div class="row ">
<div class="span8 offset2">
<h2>Vigenere Cipher</h2>
<table>
<tr>
<td><img src="img/vigenere.jpg" width="250" height="275" /></td>
</tr>
<tr>
<td>
Sandi Vigenere adalah metode menyandikan teks alfabet dengan menggunakan
deretan sandi Caesar berdasarkan huruf-huruf pada kata kunci. Sandi Vigenere
merupakan bentuk sederhana dari sandi substitusi polialfabetik. Kelebihan sandi
ini dibanding sandi Caesar dan sandi monoalfabetik lainnya adalah sandi ini
tidak begitu rentan terhadap metode pemecahan sandi yang disebut analisis frekuensi.
Giovan Batista Belaso menjelaskan metode ini dalam buku La cifra del. Sig. Giovan Batista Belaso (1553);
dan disempurnakan oleh diplomat Perancis Blaise de Vigenere, pada 1586.
Pada abat ke-19, banyak orang yang mengira Vigenere adalah penemu sandi ini,
sehingga, sandi ini dikenal luas sebagai "sandi Vigenere".
Sandi ini dikenal luas karena cara kerjanya mudah dimengerti dan dijalankan, dan
bagi para pemula sulit dipecahkan. Pada saat kejayaannya, sandi ini dijuluki
le chiffre indechiffrable (bahasa Prancis: 'sandi yang tak terpecahkan').
Metode pemecahan sandi ini baru ditemukan pada abad ke-19. Pada tahun 1854,
Charles Babbage menemukan cara untuk memecahkan sandi Vigenere. Metode ini
dinamakan tes Kasiski karena Friedrich Kasiski-lah yang pertama mempublikasikannya.
</td>
</tr>
</table>
</div>
</div>
</div>
</body>
</html>